Perjalanan ke Negara Kangguru.

Hari yang ditunggu – tunggu pun tiba. Saya bersiap untuk membawa segala perlengkapan yang saya butuhkan selama di Australia selama 14 hari. Pukul 15.00 WIB saya menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 3. Ini merupakan perjalanan pertama saya ke luar negeri. Rasa khawatir menghantui saya selama perjalanan ke bandara karena dari beberapa informasi yang saya dapatkan, Australia merupakan negara yang sangat ketat dalam pengamanan customs dan imigrasinya. Jam 16.00 WIB saya telah tiba di bandara. Bersama 24 peserta lainnya, saya melakukan check in bagasi. Saya bersyukur tidak ada hambatan pada saat check in dan pemeriksaan imigrasi.

On Board

Tujuan pertama saya ke kota Sydney dengan menempuh penerbangan 7 jam untuk transit disana dan melanjutkan perjalanan ke Brisbane. Seluruh penerbangan kami menggunakan maskapai Qantas Airways. Selama penerbangan, saya diberikan sebuah kartu berwarna kuning yang gunanya untuk mendeclaire barang – barang yang saya bawa dan menyebutkan tujuan saya ke australia mau apa. Dalam mengisi kartu tersebut harus berhati – hati dan jangan sampai berbohong, karena jika sampai ketahuan berbohong kita bisa mendapatkan denda yang tidak kecil nilainya. Jika ragu dalam mengisi kartu, lebih baik kita mendeclaire barang – barang yang kita bawa.

Sydney International Airport

Ada perbedaan waktu 4 jam lebih cepat antara Sydney dengan Jakarta. Waktu telah menujukkan pukul 06.00 waktu Sydney dan suhu diluar pesawat pada saat kami mendarat yaitu 15 derajat celcius. Kami bergegas untuk mengambil bagasi dan berjalan menuju customs dan immigration untuk melakukan pemeriksaan passpor, visa, dan menunjukkan kartu yang sudah diisi pada saat di pesawat. Saya diarahkan ke jalur declaire karena saya memberi tahu kalau membawa satu bungkus rokok dan sebuah souvenir yang akan diberikan untuk salah satu kantor pemerintah di Australia. Ketika melewati jalur tersebut saya ditanya oleh petugas.

 

Petugas: ” Berapa bungkus rokok yang kamu bawa? ” .
Saya: ” Hanya 1 
Petugas: ” 1 slop? 
Saya: ” Tidak.. Tidak.. Saya hanya membawa 1 bungkus rokok yang berisi 20 batang
Petugas: ” Barang berharga apa yang kamu bawa?
Saya: ” Hanya sebuah souvenir yang akan diberikan untuk salah satu kantor pemerintah di sini
Petugas: ” Ok, kamu bisa lewat sekarang

Alhamdulillah, hanya ditanya tanpa harus membongkar koper yang saya bawa. Saya akhirnya tenang karena ini pengalaman baru saya. Saya pun harus berpindah tempat dari terminal internasional menuju terminal domestik menggunakan bus untuk melanjutkan penerbangan ke kota Brisbane.



Selama transit saya memanfaatkan waktu untuk foto – foto di kawasan terminal domestik bandara Sydney.

Selamat Datang di Brisbane

Waktu sudah menujukkan pukul 10.30 LT. Pesawat kami sempat terlambat selama 1 jam dan lama perjalanan dari kota Sydney ke kota Brisbane memakan waktu 1 jam dan 30 menit. Saya bersama teman – teman yang lain dijemput oleh welfare kami selama kegiatan di Australia yang juga penerima beasiswa long term dari Australia Awards Indonesia. Kami pun bersiap menuju ke apartement yang sudah disediakan oleh pihak Australia Awards Indonesia. 🙂

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: